-->

Iklan

Logo

MEDIA FAKTAKU.ID

"www.faktaku.id"
www.faktaku.id
www.faktaku.id

Pemkot Pontianak Respon Cepat, Rumah Baru untuk Norma Dijanjikan September 2025

26/08/2025, 23:18 WIB
Dilihat: ...
Last Updated 2025-09-23T06:31:47Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Pontianak, Kalbar, FaktaKu.id – Pemerintah Kota Pontianak akhirnya memberikan kepastian mengenai masa depan Norma (65), nenek yang selama hampir tiga dekade tinggal di rumah reyot bersama lima cucunya di Kecamatan Pontianak Barat. Setelah kisah kehidupannya menyentuh perhatian publik, Pemkot melalui Dinas Sosial bergerak cepat menindaklanjuti persoalan ini dengan langkah konkret.

Pemkot Turun Tangan Pada Selasa (26/8), Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau langsung kondisi rumah yang selama ini dihuni Norma dan keluarganya. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pemerintah kota pontianak tidak akan membiarkan warganya terus hidup dalam kondisi yang jauh dari standar kelayakan.

Wali Kota memastikan, pada September 2025 mendatang, Pemkot Pontianak akan membangun hunian baru yang layak dan aman untuk Norma beserta cucu-cucunya. Langkah ini disebut sebagai bentuk tanggung jawab sosial sekaligus komitmen untuk mengurangi jumlah warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Selain bantuan pembangunan rumah, Pemkot juga menegaskan akan menjamin hak pendidikan cucu-cucu Norma. Anak-anak usia sekolah dari keluarga ini akan langsung dimasukkan ke sekolah formal dengan seluruh biaya ditanggung pemerintah.

“Tidak boleh ada anak di Pontianak yang terhambat pendidikannya hanya karena faktor ekonomi. Negara hadir untuk memastikan mereka tetap bersekolah,” ujar Edi Rusdi Kamtono di sela kunjungannya. Pernyataan tersebut memberi angin segar, sebab selama ini Norma hanya mampu mengandalkan bantuan sosial harian tanpa kepastian masa depan cucu-cucunya. Dengan adanya jaminan pendidikan, setidaknya ada harapan baru untuk memutus mata rantai kemiskinan di keluarga tersebut.

Dalam penjelasannya, Wali Kota menegaskan bahwa program pengentasan kemiskinan ekstrem akan tetap menjadi salah satu prioritas utama Pemkot Pontianak. Tidak hanya menyentuh aspek bantuan jangka pendek seperti pangan atau tunjangan tunai, tetapi juga menyentuh kebutuhan yang lebih mendasar, yakni perumahan, pendidikan, dan kesehatan.

Pendekatan ini dianggap penting karena masalah kemiskinan tidak cukup diatasi dengan solusi sementara. Diperlukan intervensi yang menyeluruh dan berkelanjutan agar warga yang rentan dapat memperoleh kepastian hidup yang lebih baik.

Janji tersebut disambut penuh harapan oleh Norma. Selama ini, ia hanya bisa berdoa dan berharap bantuan nyata datang untuk menyelamatkan keluarganya dari kondisi memprihatinkan. Mendengar langsung komitmen dari Wali Kota membuatnya merasa tidak lagi berjuang sendirian. Dengan suara lirih, Norma mengungkapkan rasa syukurnya. “Kalau benar rumah itu jadi dibangun, saya hanya bisa mengucap terima kasih. Saya ingin cucu-cucu saya bisa tinggal di tempat yang layak, bisa sekolah, dan hidup lebih baik dari saya,” ungkapnya.

Persoalan Norma telah menjadi simbol sekaligus pengingat bahwa di balik gemerlap pembangunan kota, masih ada warga yang berjuang keras dalam keterbatasan. Respons cepat pemerintah kota pontianak ini diharapkan bukan hanya menjadi solusi bagi satu keluarga, melainkan juga menegaskan keberpihakan pada kelompok masyarakat lain yang mengalami nasib serupa.

Dengan terjaminnya hunian baru dan akses pendidikan untuk cucu-cucunya, kisah Norma kini berubah dari kepedihan panjang menjadi secercah harapan. Realisasi pembangunan rumah pada September mendatang akan menjadi bukti nyata apakah komitmen pemerintah benar-benar diwujudkan, atau hanya sebatas retorika.  (Red)
Komentar

Tampilkan

Terkini